Sejarah terbentuknya organisasi

 

DirjenKesmas

Dengan diluarkannya KepMenKesNo.1076 tahun 2003, dilakukan sosialisasi kepada organisasi-organisasi pengobatan tradisional di Indonesia yang berhubungan dengan pasal-pasal yang akan ditetapkan dalam keputusan menteri kesehatanno.1076 tersebut.

Organisasi yang diundang:
APTOI yang merupakan wadah dari para pengembang tanaman obat Indonesia termasuk yang diundang dalam pertemuan tgl-25 Juli 2003 di Dep.KesehatanRI. dan beberapa organisasi lainnya.

Asperatri-history2003_Page_12b

Selanjutnya  sosialisasi KepMenKes RI no 1076 th 2003, yang dilaksanakan di Kebun Tanaman Obat Sringganis Bogor, saat diadakannya Penyuluhan penggunaan tanaman obat oleh Eyang Broto Sudibyo tgl 18 Agustus 2003, Dr. Agnes M. Loupatty selaku Kasubdit Tradisional menyampaikan pokok2 ketentuan dalam keputusan menkes tsb. Dihimbau agar para Pengobat tradisional yang bernaung dalam APTOI (Asosiasi Pengembang Tanaman Obat Indonesia) untuk segera mendirikan wadah baru Asosiasi Pengobat Ramuaan Tradisional Indonesia.

Disadari untuk membantu mengangkat Pengobat Tradisional agar dapat disejajarkan dengan pengobat luar, maka Sdr. Arief Hariana, Sdr. Iskandar Ali, Ibu Betty Parede SH, dan Sdr Purwo Suryanto sepakat untuk mempersiapkan Asosiasi baru.